Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

BINDA Cek PLTU Asam-asam

×

BINDA Cek PLTU Asam-asam

Sebarkan artikel ini
1 2 lklm 5 cm gub bin
Live report Gubernur H Muhidin dari KABINDA, Brigjen Pol Sentot Adi Darmawan

Banjarbaru, KP – Gubernur Kalsel, H. Muhidin mendapatkan live report (laporan langsung) kondisi terkini kerusakan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam asam di Kabupaten Tanah laut.

PLTU Asam asam merupakan salah satu pembangkit utama penyuplai listrik di Kalsel.

Kalimantan Post

Gangguan pada salah satu unitnya belakangan menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah. Kerusakan terjadi pada dua unit boiler.

Sebagai terlihat dari video yang diterima gubernur.

“Saya sampaikan permohonan maaf. Kondisi aktual di lapangan saat ini, kami sedang melakukan investigasi dan pemeriksaan lanjutan, sekaligus dilanjutkan untuk perbaikan,” ujar Fajar Pamujianto selaku Manager Operasional PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Asam asam.

Fajar juga menyampaikan kabar baik. Pembangkit di Tanjung yang masuk sistem IBP sudah sinkron dan terhubung ke sistem kelistrikan. “Alhamdulillah kami laporkan hari ini pembangkit kita yang ada di Tanjung sudah sinkron dan sudah masuk ke sistem, jadi sudah ada tambahan daya.

InsyaAllah per hari ini, walaupun masih ada padam tapi kuotanya bisa kita kurangi,” katanya.

Live report gubernur dari Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (KABINDA) Provinsi Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Sentot Adi Darmawan, yang melakukan kunjungan langsung.

Setiba di lokasi, Kepala BINDA langsung melakukan video call dengan Gubernur Muhidin yang didampingi Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK.

Dalam laporan singkatnya, Sentot menyampaikan bahwa pihaknya berada di area generator yang mengalami kerusakan.

Komunikasi teknis kemudian dilanjutkan dengan

Fajar yang menjelaskan kepada gubernur, bahwa satu unit pembangkit dengan kapasitas 54 MW mengalami gangguan di sisi generator.

Ia menargetkan perbaikan rampung pada 25 Agustus 2026.

“Mohon doa restu, mudah-mudahan kami bisa melakukan langkah-langkah percepatan,” tambahnya.

Baca Juga :  PLN Tidak Bisa Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Banjarmasin Segera Berakhir

Medengar laporan itu, Gubernur Muhidin menyampaikan ketegasannya. “Awal Agustus ya normalnya?” ujarnya singkat.

Fajar menjawab, target sementara tetap 25 Agustus 2026, namun pihaknya berupaya agar bisa lebih cepat dari tanggal tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Muhidin juga mengklarifikasi informasi yang sempat beredar ke masyarakat.

“Kemarin salah penyampaian. Jadi kepada masyarakat pun saya minta maaf. Kemarin itu bukan di Muara Teweh PLTGU.

Ternyata di sana kebocoran 2 unit pipa boiler yaitu Independent Power Producer atau IPP di Murung Raya, Kalteng.

Kalau di Asam-Asam ini generator satu unit yang rusak dan saat ini masih diperbaiki,” ucapnya.

Menutup percakapan, Gubernur Muhidin berharap seluruh gangguan dapat pulih pada akhir Agustus.

“Mudah-mudahan kita pada akhir Agustus sudah normal kembali,” pungkasnya.(mns/K-2)

Iklan
Iklan