Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kabar BanuaTanah Laut

Pemkab Tala Adakan Operasi Pasar Jaga Stabilitas Harga

×

Pemkab Tala Adakan Operasi Pasar Jaga Stabilitas Harga

Sebarkan artikel ini
hal 3 Tala 3 klm 8
RAKOR - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanah Laut Tahun 2020 di Ruang Rapat Barakat, Senin (30/03/2020). (KP/Ist)

Kop Tala

Pelaihari, KP – Menghadapi harga kebutuhan bahan pokok di pasar yang mengalami kenaikan akibat pandemi Covid-19 atau Corona Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut bersama seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan jajaran melaksanakan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanah Laut Tahun 2020 di Ruang Rapat Barakat, Senin (30/03/2020).

Kalimantan Post

Turut berhadir pada kegiatan ini Dandim 1009/Plh Adi Yoga Susetyo, Wakapolres Tala Fauzan Arianto, Sekretaris Daerah Tala Dahnial Kifli, Kepala Bulog Kalimantan Selatan Arief Mando, serta Kepala SKPD lingkup Tala.

Bupati Tala H. Sukamta saat membuka rapat menuturkan bahwa perkembangan wabah Covid-19 yang semakin meningkat, sehingga menimbulkan dampak kenaikan harga bahan pangan yang tidak stabil.

Sukamta mengatakan saat ini pihaknya masih berusaha melakukan kerja sama antar distributor bahan pokok dan akan memberikan subsidi kepada distributor jika situasi tidak memungkinkan seperti yang terjadi pada saat ini.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa akan melaksanakan operasi pasar untuk mengendalikan dan menjaga stabilitas harga dengan sasaran masyarakat umum di Tala. Ia menambahkan bahwa pasar murah akan digelar dengan syarat pembatasan pembelian yang akan tetap diawasi langsung dari pihak terkait dengan harga normal.

“Sekarang juga para pelaku usaha yang ada di Tanah Laut menghadapi penurunan pendapatan harian yang cukup signifikan,” ucapnya.

Ia menegaskan tidak akan melakukan lockdown secara total, karena menurutnya untuk biaya total bahan pangan selama 15 hari sebesar 131 miliar. Hal tesebut tidak dapat dilaksanakan karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) tidak mencukupi untuk melaksanakan hal tersebut.

“Dalam situasi saat ini yang terpenting adalah kedisiplinan dan kesadaran masyarakat dalam hal social distancing atau saling menjaga jarak guna mencegah penyebaran virus corona,” tutup Sukamta. (rzk/K-6)

Baca Juga :  Bupati Tala Awali Safari Ramadhan di Jorong
Iklan
Iklan