Lulusan Pascasarjana Wajib Miliki Sertifikat Nasional

3.784

Palangka Raya, KP – Sejak beberapa tahun terakhir sertifikat Pendidikan menjadi hal yang penting dan sudah menjadi tuntutan bagi kalangan dunia pendidikan.

Karena itu, alumni (Lulusan) Pendidikan Dasar Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR), melaksanakan kegiatan Seminar Nasional Pendidikan dengan peserta inti para guru dan pengawas, guna mendukung sertifikasi dengan tema “Pembelajaran Generasi Milenial yang Berkarakter.

Ini diikuti sebanyak 200 orang peserta dan 150 pemakalah orang bertempat di Hotel Luwansa Palangka Raya, akhir pekan tadi

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi sekaligus sebagai salah seorang narasumber mengatakan, sekarang ini mahasiswa harus mempunyai kompetensi.

Karena itu, mulai tahun 2020 nanti, lulusan Universitas UPR akan diberikan Sertifikat Kompetensi sebagai pendamping ijazahnya.

“Sertifikat kompetensi dimaksud, disesuaikan dengan bidang keahlian mahasiswa yang bersangkutan, terangnya. Ia memberi contoh, ada seorang mahasiswa yang pandai melukis, ahli mengelola ikan dan lain-lain, maka akan diterbitkan sertifikat sesuai keahliannya tersebut sebagai kompetensinya,” ungkap Andrie Elia.

Sementara itu Ketua Panitia Seminar, Rimbun SPd MPd menjelaskan, seminar ini dilaksanakan karena memang tuntutan profesi khususnya bagi guru dan pengawas. Mereka sangat perlu mendapatkan sertifikat, apalagi sertifikat nasional.

“Nantinya di tugas bagian akhir mahasiswa Pascasarjana, harus mempunyai minimal satu sertifikat nasional, dan itu sudah menjadi persyaratan, “kata Rimbun.

Guru SDN 3 Panarung Kota Palangka Raya ini menambahkan, syarat memiliki sertifikat nasional ini, juga sudah diterapkan UPR mulai tahun ini. Karena itu, seminar kali ini melibatkan dinas pendidikan kabupaten/kota dan juga provinsi. Karena nantinya akan terkait dengan izin belajar, khususnya bagi guru-guru berstatus ASN.

Seminar ini membantu prodi pascasarjana dan juga UPR, terkait sertifikasi. Karena dengan adanya kegiatan seperti ini, maka ketika ada penilaian akreditasi, bagian-bagian yang kosong dalam kolom akan terisi, dan itu diharapkan bisa meningkatkan nilai akreditasi.

“Dari kegiatan ini, peserta akan mendapatkan sertifikat nasional sebagai pemakalah, bukan sebagai peserta. Dan dalam kegiatan ini, juga ada sesi pembuatan makalah,”ucapnnya.

Makalahnya akan langsung dimasukkan ke dalam web khusus. Ketika web itu dibuka, semua orang bisa melihat karya-karya mereka, dan utu nilai kreditnya tinggim

Peserta kegiatan ini berasal dari kabupaten/kota se-Kalteng. Diakui peminat seminar mencapai sekitar 400 orang. Tetapi karena kapasitasnya terbatas, dibtasi ganya diikuti.200 orang. (drt)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...