Quorra rebut 2 gelar Tennis se Kalimantan

Banjarmasin, KP – Petenis cilik Banjarmasin, Quorra Princy kembali mengukir prestasi pada even tennis junior se Kalimantan di Kota Tanjung Tabalong, yang berlangsung dari tgl 16-18 Desember 2019 di lapangan tennis Taruna Tanjung.

Pada babak final KU 8 tahun Rabu (18/12) kemarin, seyogianya Quorra menghadapi rekannya Cha-cha, namun yang bersangkutan sudah lebih dulu pulang ke Banjarmasin, sehingga Quorra jadi kampiun tanpa memeras keringat. Di Semifinal putri bungsu Mami A’an ini mengalahkan petenis tuan rumah, Ayu dari Tanjung.

Pada KU 10 tahun yang juga diikutinya, Quorra merebut gelar juara 3. Dengan demikian dalam even tennis junior se Kalimantan tersebut, Quorra memboyong dua gelar dari dua kelompok umur berbeda.

Sebelumnya Quorra juga mengukir prestasi nasional, di ajang MedcoEnergi FIKS Sportama Bandung, Jawa Barat dari tgl 15-21 Desember 2019.

Namun Quorra yang tampil di kelompok red ball U8 tunggal hanya menempti posisi runnerup, di babak final kalah dari petenis cilik Tulungagung, Kirana dengan skor 7-10.

Menurut ibundanya yang setia mendampingi, Mami A,an lewat telpon sellulernya,

Rabu petang (18/12) kemarin, ia sangat mengapresiasi penampilan putrinya tersebut, yang tetap tampil semangat meskipun sebenarnya cukup lelah sepulang dari Bandung, kemudian ke kota Tanjung yang jaraknya lumayan jauh dari kota Banjarmasin.

‘’Alhamdulillah Quorra bias merebut dua gelar dari dua kelompok umur berbeda,’’ kata Mami A’an dengan nada bahagia.

Berita Lainnya
1 dari 228
Loading...

Dalam kejuaraan tennis junior nasional yang diikuti puluhan petenis untuk U8 tahun di Bandung, Quorra sempat memimpin lebih dulu hingga 7-5, namun diduga karena factor kelelahan, dia gagal focus sehingga tertahan dan menyerah 7-10.

‘’Tapi Quorra tidak terlalu kecewa dengan hasil tersebut, meskipun hanya bias menempati posisi juara 2,’’ kata Mami A’an yang penggemar berat tennis lapangan dan mulai menurunkan ilmunya pada Quorra putri bungsunya tersebut.

Dalam kesempatan itu Mami A’an juga menyampaikan terimakasihnya pada Pelti Kota Banjarmasin yang dipimpin H Edy Rubayat dan jajaran pengurus yang rutin menggelar pertandingan untuk junior pada Persami (pertandingan Sabtu Minggu), sehingga petenis-petenis cilik banua memiliki kemampuan tampil pada ajang nasional.

Upaya pembinaan Pelti Kota Banjarmasin yang dinakhodai H Edy Rubayat didukung Danrem 101/antasari bersama jajarannya, dengan menggelar Pertandingan Sabtu Minggu (Persami) setiap tiga bulan selama 2019. Berhasil melahirkan petenis-petenis cilik banua yang mampu mengukir prestasi di kancah nasional.

Pada kancah nasional,Sportama Jr Chamionships VIII pada akhir November 2019 tadi di Sultan Hotel Jakarta.

Pada kelompok U8, Quorra Princy di babak final mengalahkan Haura Azka Hafidzah. Juara III bersama Atika Murakami dan Roselyn Wijaya.

Kemudian pada U10, As,Syifa Khansa Putri jadi jawara setelah mengalahkan Gwen Emily Kurniawan. Juara III bersaama, Viera Kharisma N dan Sheika Adelyna Soares.

Pada kelompok putra U12, petenis banua, M Ragil Putra Yudha Darmawan harus puas menjadi runner-up dan mengakui keunggulan M Mouressi Urwah Mugorib yang menjadi juara pertama . Juara III bersama Rafa Jeconia Verdasco dan Jaden Elliot.

Menurut Ketua Pelti Banjarmasin Edy Rubayat, keberhasilan para petenis cilik banua mengukir prestasi di kancah nasional tersebut tentu saja sangat membanggakan. (nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya