Wali Bawa Sajam Kejar Mobil

BANJARMASIN, KP – Imam Saputra alias Wali, pria berusia 30 tahun ini ketibaan sial.

Hal ini dikarenakan Wali, tercatat warga Jalan Saka Permai Gang Amilin Belitung Banjarmasin Barat ini kedapatan membawa senjata tajam (Sajam)

Akibat ulah nekat Wali yang seharinya sebagai buruh serabutan terpaksa digelandang ke Mapolsekta Banjarmasin Timur, Sabtu (2/5) sekitar pukul 03.00 WITA

Tersangka Wali diamankan oleh petugas yang berjaga di Pos PSBB Sei Lulut Banjarmasin Timur atas laporan dua kakak beradik Syaifulah dan Tarisah yang berhenti di depan Pos PSBB.

Keduanya melaporkan kepada petugas yang jaga di pos bahwa sepanjang jalan mereka diteriaki maling oleh Wali dan kawannya.

“Tersangka Wali diamankan bersama barang bukti satu buah sajam berdasarkan laporan warga yang merasa terancam karena ulahnya melakukan pengejaran dengan membawa sajam,” jelas Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol HM Uskiansyah, Senin (4/05/2020).

Dikatakan Kapolsek ketika hendak diamanakan, rekan tersangka Wali berhasil kabur menggunakan sepeda motornya, sedangkan tersangka Wali kabur dengan cara berlari dan sempat membuang senjata tajamnya ke halaman rumah warga.

“Namun tersangka Wali berhasil ditangkap petugas gabungan dari Pos PSBB sei Lulut,” ucapnya.

Masih belum diketahui persis motif tersangka tersebut nekat mengejar, hingga menggedor-gedor mobil sambil membawa sajam, namun ungkap Uski, tersangka Wali curiga kalau mobil yang dikejarnya membawa istrinya bersama selingkuhan.

Berita Lainnya

Pelaksanaan TMMD ke-122 Resmi Dibuka

Ribuan Jiwa di Banjarmasin Tervaksin

1 dari 1.481

Mengingat, dalam mobil yang dikejar tersangka tidak ada istrinya, melainkan dua saudara kakak adik yang ingin mendatangi keluarganya yang mau melahirkan. Dan dua saudara tersebut tidak kenal dengan tersangka.

Jika terbukti bersalah, tegas Uski, tersangka akan dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan tersangka Wali, ia ingin memberhentikan kakak beradik yang mengendarai mobil Daihatsu Sigra Warna putih tersebut, lantaran curiga kalau di dalam mobil tersebut ada istrinya bersama selingkuhan.

“Aku berupaya untuk mengejar dan menyuruh berhenti akan tetapi tidak mau berhenti, sepanjang jalan sambil berteriak maling,” ujarnya.

Dikatakannya, saat itu mobil yang melaju dari arah lampu merah simpang 4 Sultan Adam menuju Jalan Rahayu Sungai Lulut terus dikejar sambil membawa sajam.

Giatkan Patroli saat Jam Malam PSBB

Atas kondisi tersebut Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol HM Uskiansyah mengatakan ia telah memerintahkan jajarannya untuk lebih menggiatkan patroli cipta kondisi di wilayah-wilayah yang rawan tindak kejahatan jalanan.

Ia mengimbau masyarakat jika memang harus keluar malam untuk tidak melewati jalan-jalan yang gelap untuk meminimalisir risiko menjadi korban tindak kejahatan.

Hal serupa dikatakan, Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurnadi juga telah memerintah petugasnya untuk melakukan patroli secara berkala, khususnya di jam-jam rawan.

Selain itu, ia juga telah menyebar anggota Intel untuk mengawasi kawasan yang mereka anggap rawan, sehingga jika terjadi tindak pidana dapat segera ditindaklanjuti. (yul/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya