Sampah Makin Menumpuk di TPS dan Ruas Jalan

Banjarmasin,KP – Sejak beberapa hari terakhir pasca banjir sejumlah kawasan dan ruas jalan di Kota Banjarmasin sering mengalami kemacetan.

Sejumlah jalan sering mengalami kemacetan disebabkan sampah yang hingga kini terus memenuhi TPS hingga meluber ke tengah jalan.

Dari pantauan {KP} seperti kemacetan arus kendaraan yang terjadi di kawasan Jalan Veteran A Yani, Sabtu pagi (6/2/2021) tepatnya sekitar persimpangan tiga arah menuju Jalan Sungai Lulur dan Jalan Pramuka.

Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di kawasan itu menumpuk hingga meluber separoh jalan. Kemacetan terjadi dari sekitar pukul 08.00 wita hingga menjelang siang sebelum akhirnya diangkut petugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sebelumnya diangkut ke TPA para pengguna kendaraan bermotor harus berbagi jalan dengan tumpukan sampah yang dibuang warga setelah bersih- bersih pasca bencana banjir

Pemandangan sama juga terlihat di sejumlah TPS antara lain TPS Sungai Andai, Pasar Kuripan, dan Lingkar Dalam Tembus Lingkar Selatan.

Sebelumnya Kabid Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin Marzuki mengakui, pihaknya cukup kewalahan dalam mengangkut sampah dari TPS pasca banjir.

Berita Lainnya
1 dari 3.243

“Masalahnya karena pembuangan sampah ke TPS hampir berlangsung sepanjang hari dan tidak lagi sesuai jaduwal waktu yang telah ditentukan selama pasca banjir,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini pasca banjir tambahan jumlah sampah cukup besar mencapai 25 ton perhari.

Zack panggilan akrap Marzuki meski DLH sudah mengerahkan 60 unit armada truk, namun tetap saja petugas kebersihan kewalahan.

“Meski demikian kami tetap upayakan agar semua sampah bisa terangkut ke TPA. Walaupun petugas kebersihan kerja keras dan terpaksa lembur siang malam,” jelasnya.

Jack mengakui, tumpukan sampah pasca banjir tidak hanya sampah rumah tangga namun barang kering seperti lemari dan lainnya juga dibuang masyarakat ke TPS, menyebabkan TPS penuh dan meluber ke jalan raya.

“Biasanya dalam sehari hanya 400 ton lebih. Saat ini bisa sampai 450 hingga 500 ton,” bebernya. Sementara anggota Komisi III DPRD Banjarmasin Eddy Junaidi berharap, agar persoalan menumpuknya sampah hingga jalan raya bisa secepatnya teratasi.

“Meski dengan segala keterbatasan personil,namun kami berharap jangan sampai menumpuk lebih lama karena selain tidak enak dilihat juga membayakan bagi kesehatan dan membuat jalan macet,” kata Eddy Junaidi. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya