Tertimpa Batang Rumbia, Rumah 100 Juta Terbelah Dua

Banjarmasin, KP – Rumah yang didiami Maiti Damayanti bersama keluarga kecilnya terlihat porak poranda, kondisi itu terjadi lantaran istana kecil tempat dia bernaung dari terik matahari dan hujan terbelah dua akibat ditimpa batang pohon rumbia, Jumat (19/03) siang.

Pasalnya, peristiwa yang mengejutkan penghuni rumah di Jalan Padat Karya, Komplek Tanjung Maya, Blok Matahari 3, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara pada Kamis (18/03) malam itu terjadi ketika cuaca buruk di tengah keheningan malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin yang mendapat laporan tentang peristiwa itu pada siang harinya langsung datang ke lokasi kejadian.

Setiba di lokasi, anggota Pusdalops-PB dan TRC BPBD Kota Banjarmasin langsung melakukan pemantauan situasi bangunan dan lingkungan sekitar TKP sebelum membersihkan batang pohon rumbia yang jatuh tepat di tengah bagian rumah Maiti.

Hanafi, Petugas BPBD Kota Banjarmasin yang bertugas membersihkan batang rumbia tersebut mengaku harus berhati-hati dalam melakukan pembersihan.

“Harus berhati-hati, kondisi rumah korban ini lumayan mengkhawatirkan. Karena kalau salah sedikit saja, batang pohon rumbia ini bisa jatuh ke lantai yang kemungkinan bisa membuat rumah ambruk total,” ungkapnya usai melakukan pembersihan, kemarin (20/03) petang.

Ia menceritakan, berdasarkan data yang didapatnya di lapangan, kejadian tersebut terjadi ketika penghuni rumah sedang asik menonton tv di ruang tengah rumah. Sedangkan cuaca diluar sedang dalam kondisi hujan deras dan angin kencang.

Berita Lainnya

Pj Walikota Tinjau Pelayanan Kesehatan

1 dari 2.635

Tiba-tiba, suasana hangat keluarga kecil itu pecah akibat adanya patahan pohon rumbia di belakang rumahnya jatuh menimpa atap. Saking beratnya, batang patahan batang rumbia itu membelah rumah korban menjadi dua bagian.

“Beruntung pemilik rumah yang asyik menonton tv ini selamat, soalnya batang rumbia yang jatuh tadi terhalang oleh kulkas di ruang tengah. Kalau tidak ada itu, mereka bisa tertindih batang pohon,” ungkap Hanafi.

Saat ditanya, pemilik rumah mengaku baru satu bulan mendiami rumah tersebut bersama keluarga kecilnya.

“Baru sebulan mendiami sehabis mereka (pemilik rumah) beli rumah ini dari pemilik sebelumnya. Kalau tidak salah dia membeli dengan harga Rp 100 juta,” bebernya.

Akibatnya, lebih dari 50% bagian rumah korban rusak parah. walaupun patahan batang rumbia yang jatuh itu dibersihkan, para penghuni rumah tidak bisa lagi tinggal disana karena banyaknya peralatan dan ruangan rumah yang rusak.

“Jadi terpaksa mereka (korban) mengungsi ke rumah orang tuanya,” pungkasnya.

Usai membersihkan patahan batang rumbia yang menimpa rumah, petugas BPBD Kota Banjarmasin yang berada di lokasi juga menebang satu pohon rumbia yang juga berada di belakang rumah korban.

“Kami tebang supaya tidak ada lagi rumah yang tertimpa patahan batang pohon. Soalnya pohon ini sudah lapuk dan besar kemungkinan patah dan kembali menimpa rumah warga yang lain” pungkasnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya