Rakor Lintas Program untuk Cegah Stunting

Paringin, KP – Pemerintah kabupaten Balangan melalui Dinas Kesehatan setempat menggelar koordinasi bersama lintas program dan sektor Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) stunting, yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, belum lama tadi.

Kepala Dinas Kesehatan Balangan, Erwan Mega Karya Latif dalam sambutannya menyampaikan bahwa stunting ini merupakan salah satu permasalahan yang bisa dicegah bersama-sama melalui perubahan pola asuh, pola makan, kebersihan diri sendiri dan lingkungan.

Menurutnya, stunting ini perlu dicegah karena dampak yang bisa menghambat kerja otak dalam tumbuh kembang anak, sehingga upaya pencegahan ini pun dilakukan agar anak mampu tumbuh secara optimal dan sesuai dengan usia perkembangannya.

Erwan mengatakan persoalan stunting tidak mudah karena pemahaman masyarakat terhadap asupan gizi pada anak-anak berbeda-beda. Bahkan ada yang mengikuti pola asuh dari orang tuanya atau turun temurun.

Terpisah Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Abdul Basit mengatakan, langkah pencegahan yang sudah dilakukan pemprov selama ini telah dikomando oleh Bappeda dimana ada tim KP2S terkait delapan aksi konvergensi serta lima pilar pencegahan stunting.

Berita Lainnya

Disdik Balangan Kembali Usulkan PTM

1 dari 489

Dengan adanya kegiatan koordinasi KPP ini diharapkan masyarakat tahu, mau dan mampu mengenali masalah stunting, sehingga informasi yang telah diberikan ini dapat menekan tingginya angka stunting di Kabupaten Balangan.

“Mengedukasi masyarakat agar informasi yang kita sampaikan dari sektor baik kesehatan atau non kesehatan atau dari tim KP2S konvergensi percepatan pencegahan stunting Kabupaten Balangan sampai kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Balangan, Ainun Faridah menyampaikan, rapat koordinasi ini sangat bermanfaat karena adanya kerjasama dengan Dinkes Provinsi Kalsel untuk peningkatan promosi kesehatan.

“Kita harus gencar dan harus selalu melakukan edukasi kepada masyarakat untuk penanganan stunting di Balangan dari remaja, ibu hamil sampai melahirkan itu merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Ainun.

Ainun berharap dengan adanya perpanjangan tangan dari Dinas Kesehatan ke Puskesmas di masing-masing wilayah, dapat terlaksana untuk promosi kesehatan hingga ke tingkat desa. (srd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya