Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Bijaklah Menggunakan Sosial Media Saat Ramadan

×

Bijaklah Menggunakan Sosial Media Saat Ramadan

Sebarkan artikel ini

Oleh: Astia Rahma Tiara
Mahasiswi Program Studi Sistem Informasi, Universitas Sari Mulia

Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan berkah. Segala kegiatan positif apapun yang kita lakukan tentunya akan mendapatkah pahala berlimpah. Masyarakat secara umum tentunya sangat gembira dengan datangnya bulan suci Ramadan.

Kalimantan Post

Media sosial sekarang sangat melekat dengan masyarakat. Setiap hari masyarakat membuka media sosial. Setiap hari banyak masyarakat yang memposting atau membagikan konten di media sosial, ada yang positif dan ada yang negatif. Kita sebagai masyarakat haruslah pintar memilih dan memilah agar tidak terjerumus pada konten negatif yang ada di media sosial.

Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Jumlah itu telah meningkat 12,35 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebanyak 170 juta orang. Melihat trendnya, jumlah pengguna media sosial di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Walau demikian, pertumbuhannya mengalami fluktuasi sejak 2014-2022. Kenaikan jumlah pengguna media sosial tertinggi mencapai 34,2 persen pada 2017. Hanya saja, kenaikan tersebut melambat hingga sebesar 6,3 persen pada tahun lalu. Angkanya baru meningkat lagi pada tahun ini. Adapun, Whatsapp menjadi media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Persentasenya tercatat mencapai 88,7 persen. Setelahnya ada Instagram dan Facebook dengan persentase masing-masing sebesar 84,8 persen dan 81,3 persen. Sementara, proporsi pengguna TikTok dan Telegram berturut-turut sebesar 63,1 persen dan 62,8 persen.

BK Lewis dalam karyanya yang berjudul ‘Social Media and Strategic Communication Attitudes and Perceptions among College Students’, yang terbit pada tahun 2010 menyatakan, bahwa media sosial merupakan suatu label yang merujuk pada teknologi digital yang berpotensi membuat semua orang untuk saling terhubung dan melakukan interaksi, produksi dan berbagi pesan.

Pada 2010, Chris Brogan dalam bukunya yang berjudul ‘Social Media 101: Tactics and Tips to Develop Your Business’, menyebutkan bahwa media sosial adalah suatu perangkat alat komunikasi yang memuat berbagai kemungkinan untuk terciptanya bentuk interaksi gaya baru.

Baca Juga :  DEMO “NO KINGS”, RETAKNYA AMERIKA

Dave Kerpen dalam bukunya yang bertajuk ‘Likeable Social Media’ yang terbit pada 2011 mengemukakan, bahwa media sosial memiliki definisi sebagai suatu tempat kumpulan gambar, video, tulisan hingga hubungan interaksi dalam jaringan, baik itu antar individu maupun antar kelompok seperti organisasi.

Sebagai salah satu platform digital yang paling banyak digunakan saat ini, media sosial berhasil menghubungkan hampir setiap orang yang memiliki akses internet. Fungsi media sosial ternyata tidak hanya sebatas itu saja, ada banyak sekali fungsi lain yang bisa di manfaatkan dari media sosial.

Fungsi pertama dari media sosial tentunya adalah komunikasi. Sebelum berkembang hingga seperti ini, media sosial pada awalnya hanya berfokus pada membangun ekosistem komunikasi yang baik baik bagi pengguna.

Fungsi kedua dari media sosial yaitu branding. Setelah berhasil membangun tempat berkumpul untuk seluruh manusia dari berbagai belahan dunia, media sosial selalu berkembang dan menyediakan berbagai kebutuhan dari manusia, salah satunya yaitu branding. Branding sendiri adalah cara seseorang dalam membangun sebuah citra di mata banyak orang.

Fungsi ketiga dari media sosial adalah sebagai wadah untuk melakukan usaha atau bisnis. Setelah berhasil menyediakan komunikasi dan branding, sosial media perlahan berkembang sehingga membuat setiap penggunanya dapat membangun sebuah usaha dalam jaringan atau online.

Beberapa platform media sosial yang sekarang tersedia bisa di manfaatkan untuk belajar, mulai dari mencari berbagai informasi, data, hingga isu yang sedang hangat di masyarakat. Selain itu, media sosial juga dapat di gunakan sebagai sarana untuk berbagi informasi kepada para pengguna lainnya, baik teman di dunia nyata maupun teman di dunia maya.

Harapan untuk pengguna sosial media adalah agar mereka dapat lebih memperhatikan kepentingan dan kesejahteraan penggunanya, serta mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga keamanan dan privasi data pengguna. Selain itu, sosial media juga harus memperkuat pengawasan terhadap konten yang tidak sesuai dengan etika dan nilai-nilai masyarakat, dan menangani isu-isu yang berpotensi menimbulkan konflik atau kebencian.

Baca Juga :  PERCAYA KEPADA ALLAH DAN HARI KEMUDIAN

Sosial media harus memberikan informasi yang jelas dan transparan tentang bagaimana mereka mengumpulkan dan menggunakan data pengguna. Mereka juga harus memberikan akses yang mudah untuk menghapus data pribadi pengguna. Masyarakat perlu diberikan pendidikan tentang cara menggunakan sosial media dengan bijak dan aman. Sekolah dapat memasukkan pelajaran tentang literasi digital ke dalam kurikulum mereka.

Sosial media harus bekerja sama dengan pihak yang terkait, seperti lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, dan perusahaan teknologi, untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat di dunia maya.

Sosial media harus terus melakukan inovasi, seperti memperkenalkan fitur-fitur yang dapat membantu pengguna memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, dan menampilkan sumber informasi yang jelas dan terpercaya.

Harapan kepada pengguna sosial media adalah untuk menggunakan platform tersebut dengan bijak dan bertanggung jawab.

Pengguna harus memperhatikan pengaturan privasi dan keamanan pada akun sosial media mereka, dan tidak memberikan informasi pribadi yang sensitif kepada orang yang tidak dikenal. Pengguna harus menghormati pendapat orang lain dan berbicara dengan cara yang sopan dan santun di sosial media, tanpa melakukan pelecehan atau tindakan yang merugikan orang lain.

Pengguna harus memperhatikan waktu penggunaan dan jangan sampai terlalu tergantung pada sosial media sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari atau kesehatan mental. Pengguna harus memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, dan tidak menyebarkan hoaks atau informasi yang tidak terverifikasi. Pengguna harus memperhatikan keamanan dan kenyamanan orang lain di sosial media, misalnya dengan tidak menyebarkan konten yang mengejek atau merugikan orang lain, serta tidak terlibat dalam tindakan cyberbullying atau mengancam keamanan seseorang. Harapannya di bulan suci Ramadhan kita semua dapat meningkatkan kegiatan yang bermanfaat dengan bijak menggunakan sosial media.

Iklan
Iklan