`Taman Harapan’ Bakal Dijadikan RBRA Pertama di Kabupaten Tapin

Rantau, KP – `Taman Harapan’ bakal dijadikan ruang bermain ramah anak (RBRA) pertama di Kabupaten Tapin, hal itu terungkap dalam kunjungan Andrian Anwary Kabid Pemenuhan Hak Anak DPPPA Provinsi Kalsel, beberapa waktu lalu.

Kunjungan Andria Anwary di Kabupaten Tapin untuk melihat “Taman Harapan” yang bakal dijadikan ruang bermain ramah anak pertama di Kabupaten Tapin.

Seperti yang diungkapkannya, keinginan membangun ruang bermain ramah anak adalah inisiasi dari Dinas PPPA Kabupaten Tapin dengan menggandeng Dinas PPPA Provinsi Kalsel.

“Kita datang melihat Taman Harapan di Tapin untuk menilai sekaligus praktik kelapangan dari teori yang kita sampaikan dalam sosialisasi RBRA.

Sebelumnya Andrian Anwari menjadi nara sumber pada acara yang dilaksanakan oleh DPPPA Kab.Tapin terkait Ruang Bermain Ramah Anak. “Dan kita datang untuk melihat langsung bagaimana kondisi Taman Harapan yang akan dijadikan RBRA.” Kata Andrian kepada awak media.

Dikatakannya, memang banyak kekurangan Taman Harapan untuk menjadi RBRA, seperti sudut – sudut tajam yang bisa berbahaya bagi anak masih terlihat dan fasilitas toiletyang khusus untuk anak masih belum lengkap.

“Termasuk tulisan peraturan tentang penggunaan alat bermain juga belum ada, siapa yang boleh mengganakan, umur berapa dan penjelasan jenis – jenis tanaman yang ditanam masih belum lengkap. Tapi dengan kerjasama insyaAllah kita dapat membenahinya agar terwujud RBRA seperti yang kita harapkan,” paparnya.

Berita Lainnya

Profil Hari Jadi Kabupaten Tapin ke 55

1 dari 179

Sementara itu Hj Lailian Nor mengatakan, kunjungan ke Taman Harapan adalah tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi terkait ruang bermain ramah anak. Kita berharap RBRA di Tapin dapat terwujud dengan dukungan dari semua pihak terutama dari pemerintah daerah dan dunia usaha,” kata Hj Lailian Nor.

Atas nama pemerintah provinsi Kalsel, Andrian Anwary  menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kerjasama yang terjalin antara DPPPA Tapin dan DPPPA Provinsi karena kegiatan seperti ini baru pertama kali di inisiasi oleh Kabupaten.

“Dari yang kita nilai ruang bermain ramah anak di kabupaten Tapin cukup mendapat dukungan yang baik dari semua SOPD, termasuk dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kominfo, Dinas PUPR, Dinas LH dan instansi terkait lainnya,” tambahnya.

Untuk diketahui,Taman Harapan sendiri sebenarnya adalah taman edukasi yang berfungsi memberikan wahana pendidikan bagi anak-anak dan masyarakat, di area taman sudah ditanam berbagai tanaman seperti pohon galam, ulin dan berbagai pohon khas lainnya, dengan maksud agar anak-anak dapat melihat dan belajar seperti apa tanaman khas kita dan bagaiman cara tumbuhnya.

Taman sendiri dilengkapi dengan tanamam hias dan tanaman Toga, agar menjadi taman edukasi sehingga masyarakat tahu manfaat dari tanaman obat yang kita tanam.

Taman edukasi selain menjadi tempat hiburan untuk semua lapisan masyarakat, jugasebagai tempat belajar bagaimana cara mencintai kebersihan dan keindahan lingkungan.

Karena akan dijadikan RBRA kita mengharapkan kepada para pengunjung agar selalu menjaga kebersihan dan keindahannya, terutama tidak merokok di dalam kawasan Taman dan dalam penataan parkir hendaknya diatur serapi mungkin agar tidak mengganggu pengguna jalan dan jauh dari lokasi taman,” pungkas Anwari. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya