Tiga Hari Pertama Vaksinasi Tahap Dua Fokus Tangani Lansia

Banjarmasin, KP – Program vaksinasi yang diluncurkan oleh Pemerintah Republik Indonesia kini sudah memasuki tahap kedua. Termasuk yang saat ini sudah mulai dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi Mengatakan, bahwa program yang diharapkan menjadi penawar dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini sudah dimulai pada Senin 1 Maret 2021.

“Mulai hari ini vaksinasi tahap dua dimulai,” ucapnya saat ditemui awak media di sela pemantauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di Puskesmas Cempaka, Jalan Cempaka Besar, nomor 1, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (01/03) pagi.

Ia menjelaskan, bahwa dalam tiga hari kedepan, pihaknya akan berfokus dalam proses pemberian vaksin terhadap warga yang masuk dalam kategori lanjut usia (lansia).

“Dari Senin hingga Rabu ini kita akan memprioritaskan pemberian vaksin untuk lansia yang dilakukan di setiap fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang sudah kita tetapkan sebagai tempat pelayanan vaksinasi,” jelasnya.

Pria dengan sapaan Machli itu melanjutkan, setelah itu pihaknya baru menginstruksikan fasyankes untuk memberikan vaksin kepada warga yang bertugas sebagai pemberi layanan publik.

“Hari Kamis baru kita membuka dan mengembangkan pelayanan pemberian vaksin Covid-19 secara simultan kepada pelayan publik,” ujarnya.

ia membeberkan, untuk melancarkan jalannya program yang dijalankan secara gratis tersebut, pihaknya telah menetapkan sebanyak 28 fasyankes. Jumlah itu sudah termasuk beberapa rumah sakit di Bumi Kayuh Baimbai ini, diantaranya Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Berita Lainnya

Mukhyar Apresiasi Keeksisan MB GPP

1 dari 2.972

Bahkan dalam pelaksanaannya, pihaknya akan menyesuaikan dengan jumlah vaksin yang diterima dengan jumlah sasaran real yaitu 49.960 orang lansia yang menjadi penerima. Sedangkan jumlah vaksin yang diterima dari Kemenkes RI hanya berjumlah 1.490 vial. Yang setiap vial-nya bisa digunakan kepada 10 orang.

“Kalau kita hitung, jumlah inj masih sangat jauh untuk bisa memenuhi target yang hampir 15 ribu orang sasaran yang diberikan dengan sebanyak dua kali dengan waktu interval waktu 28 hari,” pungkasnya.

Saat ditanya terkait jam operasional pelayanan vaksinasi ini, mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu menuturkan, bahwa pelayanan vaksin tersebut dilakukan sama seperti pelayanan pada umumnya. Yakni dimulai dari pukul 8.00 WITA sampai dengan pukul 11.00 WITA.

Ia berharap seluruh masyarakat bisa mendukung dan ikut serta dalam mensukseskan vaksinasi Covid-19, khususnya di Kota Banjarmasin.

“Warga bisa mendaftarkan dirinya melalui aplikasi yang sudah disediakan oleh Dinkes. Kalau bingung bisa minta bantu keluarga agar bisa mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin,” harapnya.

Machli melanjutkan, seluruh warga yang sudah mendaftar itu nantinya harus melalui tahap penjaringan atau seleksi agar bisa disuntikkan vaksin.

“Setelah mendaftar, mereka harus lolos uji skrining yang dilakukan di meja dua. Di sana akan ada anamnesis untuk mengetahui apakah calon penerima vaksin ini layak atau tidak. Karena kalau mempunyai riwayat penyakit atau komorbid, maka kemungkinan besar tidak akan lolos sebagai penerima vaksin,” paparnya.

“Yang pasti bagi masyarakat kita untuk bisa bersabar. Kita pasti akan memberikan layanan vaksin untuk mereka,” tutupnya.

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya