KPU Kalsel “Diserbu” Kandidat DPD RI
Dari 17 Bakal Calon, Hanya 13 Mendaftar

KPU masih memberi waktu terakhir pada Minggu ini (1/1) pukul 23.59 Wita.

BANJARMASIN, KP – Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsl) “diserbu” kandidat DPD RI.

Dari 17 yang bercalon DPD RI mengakses aplikasi sistem informasi pencalonan (SILON), hanya 13 kandidat yang menyerahkan berkas syarat dukungan

Ini diketahui setelah KPU Kalsel secara resmi menutup masa pendaftaran atau penyerahan berkas syarat dukungan pada Kamis (29/12) malam, pukul 23.59 WITA.

“Hanya 10 bakal calon DPD RI yang memenuhi syarat SILON.

Yakni, dukungan minimal 2.000 pemilih dibuktikan dengan fotokopi e-KTP dengan sebaran minimal di 7 dari 13 kabupaten/kota di Kalsel,” tambah Sarmuji kepada awak media.

Namun, kata Sarmuji, dari 13 bakal calon itu, diantaranya ada tiga peminat calon perseorangan yang masih diberi kesempatan 3×24 jam sesuai surat KPU Nomor 1369, tanggal 27 Desember 2022 yakni rekapitulasi atau gabungan data di SILON dengan data fisik.

“Mereka diberi waktu terakhir pada Minggu ini (1/1) pukul 23.59 Wita, agar semua data harus terupdate di SILON KPU RI,” ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.763
loading...

Tahapan berikutnya, Sarmuji mengatakan KPU Kalsel akan melaksanakan proses verifikasi, perbaikan, verifikasi administrasi hingga verifikasi faktual dengan melibatkan KPU kabupaten/kota.

“Jika sudah melewati verifikasi perbaikan, kami akan laporkan ke KPU RI. Selanjutnya, KPU RI yang akan mengumumkan penetapan calon DPD RI yang ikut Pemilu 2024 di Kalsel pada 17 April 2023 nanti,” papar Sarmuji.

Untuk 13 bakal calon itu adalah empat petahana DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, Habib Hamid Abdullah, Habib Zakaria Bahasyim dan Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim (Habib Banua).

Kemudian, Muhammad Yamin, Sofwat Hadi, Habib Zein Assegaf, Antung Fatmawati, Sayid Umar Al-Idrus, anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Hasnuriyadi Sulaiman yang sudah sesuai dengan SILON.

Sedangkan, yang belum terupdate terdata adalah Nanik Hayati, Muhammad Hidayatullah serta Ari Fahmi.

Hal senada komisioner KPU Kalsel Hatmiati Masy’ud mengakui dari 17 peminat bakal calon DPD RI yang memasukkan permohonan ke SILON KPU RI, baru ada 13 yang menyerahkan berkas dukungan.

Di antaranya yang belum menyerahkan adalah Abdul Sani, Anang Rosadi Adenansi, Helmi Rifai dan Padli.

Dia mengingatkan agar para bakal calon bisa membawa bukti fisik karena sudah mengakses aplikasi SILON dengan membawa dokumen fotokopi e-KTP, model F dan F1.

“Kami masih beri waktu 3×24 jam untuk mengupload kembali ke SILON KPU RI. Terhitung sejak Kamis (29/12), Jumat (30/12) dan terakhir pada 1 Januari 2022,” ucapnya. (*/net/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya