Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tabalong Bersiap Ikuti PPKM Award 2023

Tabalong Bersiap Ikuti PPKM Award 2023

Tabalong

Tanjung, KP – Pemerintah Kabupaten Tabalong mulai bersiap mengikuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Award dengan melakukan rapat persiapan penginputan data…

Disnaker Ajak Perusahaan Dialog

Disnaker Ajak Perusahaan Dialog

Tabalong

Tanjung, KP – Belum terserapnya tenaga kerja lokal secara maksimal, sehingga Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong selaku perpanjangan tangan pemerintah…

Hadapi Penilaian KLA, Tabalong Rapatkan Barisan

Hadapi Penilaian KLA, Tabalong Rapatkan Barisan

Tabalong

Tanjung, KP – Semenjak diterimanya surat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia (RI) oleh Bupati Tabalong, terkait pelaksanaan…

Gantikan HAM Sangadji Hamida Munawarah Dilantik Menjadi Sekda Kabupaten Tabalong

Gantikan HAM Sangadji Hamida Munawarah Dilantik Menjadi Sekda Kabupaten Tabalong

Tabalong

Tanjung, KP – Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabalong, Hj. Hamida Munawarah ST MT, menggantikan Abdul Muthalib Sangadji, Sekda sebelumnya yang purna tugas per tanggal 31 Januari 2023, belum lama tadi bertempat di Aula Pendopo Bersinar Pembataan, Hamida Munawarah dilantik.

Hal tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Tabalong, lantaran Hamida Munawarah merupakan Sekda Tabalong perempuan pertama sepanjang sejarah Tabalong. “Pelantikan dan pengambilan sumpah Sekda Kabupaten Tabalong, peristiwa ini terasa khusus sehingga patut kita syukuri untuk pertama kalinya Sekda Kabupaten Tabalong diduduki oleh seorang perempuan, ini menjadi kebanggaan buat kita, oleh sebab itu saya beserta isteri selain mengucapkan selamat, kami juga ingin menyampaikan rasa syukur, dan rasa gembira karena ternyata kita di Kabupaten Tabalong tidak kekurangan Kader,” ujarnya.

Kepada pejabat Sekda yang baru saya dan wakil bupati menaruh harapan yang besar, agar bisa menjadi koordinator yang baik bagi seluruh organisasi perangkat daerah, mulai dari perencanaan yang bersinergi dan berkesinambungan dan sesuai dengan penjabaran RPJMD Kabupaten Tabalong 2019-2024, sebut Anang.

Dalam pengelolaan keuangan daerah lanjut Anang, Sekda juga memiliki peran yang sangat besar dan penting, karenanya tugas pertama yang harus dilakukan oleh Sekda adalah melakukan konsolidasi, baik terhadap seluruh organisasi perangkat daerah, maupun tim anggaran pemerintah daerah Kabupaten Tabalong, selain itu saya juga berharap agar Sekda yang baru dapat menjembatani upaya menumbuh kembangkan hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dengan DPRD, selama ini hubungan itu sudah sangat harmonis, tetapi kita tidak pernah berpuas diri, oleh karenanya di masa-masa yang akan datang di bawah kepemimpinan Ibu Hamida hubungan harmonis antara Pemerintah Daerah dengan DPRD ini harus kita tingkatkan, harapnya.

“Saya juga berharap agar Sekda yang baru dapat mengawal apa yang sudah kita raih, dengan monitoring dari KPK RI, yang Alhamdulillah, Monitoring Center For Prevention (MCP) kita sudah 93 persen, raihan kita tentang inovasi yang baru tingkat 4 di Indonesia bisa ditingkatkan tahun depan paling tidak masuk tiga besar, saya juga berharap Sekda yang baru dapat mengawal agar pengendalian inflasi di Kabupaten Tabalong tetap terbaik di Kalsel dan di Indonesia,” demikian harap Bupati Tabalong dalam acara yang dihadiri oleh mantan Sekda sebelumnya sejumlah pejabat purna tugas di Kabupaten Tabalong, Forkopimda dan ratusan undangan lainnya. (ros/K-6)

Bupati dan Kepala BPN Tabalong Tancapkan Seribu Patok Batas

Bupati dan Kepala BPN Tabalong Tancapkan Seribu Patok Batas

Tabalong

Tanjung, KP – Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tabalong, bersama Bupati Tabalong dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat melakukan pemasangan seribu patok batas tanah secara simbolis belum lama tadi di Desa Masukau Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong.

Kegiatan yang bertemakan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) hari itu merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Agraria, Tata Ruang (ATR) dan BPN yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan memasang 1 juta patok, dan masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) yang dipusatkan di Cilacap, Jawa Tengah.

Dalam ungkapan Endah, hari itu Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Tabalong Endah Nurcahaya SH MH menjelaskan bahwa Gemapatas ini diharapkan dapat memberikan edukasi, sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Tabalong, bahwa tanda batas yang dipunyai itu sangat penting. “Patok ini penting karena salah satu cara pengamanan aset terhadap harta kekayaan berupa tanah,” jelasnya.

Satu juta patok yang dicanangkan akan memecahkan rekor muri se Indonesia.

Adapun khusus di Kabupaten Tabalong BPN setempat akan melakukan pemasangan 1.000 patok, yang akan dilakukan secara simbolis

di Desa Masukau ini lantaran pertimbangan jaringan internet. Pesan saya kepada masyarakat Kabupaten Tabalong pasanglah patok tanda batas anda, sebab dengan adanya batas atau patok pada bidang-bidang tanah merupakan aset untuk meminimalisir permasalahan yang ada tempat kita, demikian Endah Nurcahaya.

Di acara yang sama, Bupati Tabalong Dr Drs H Anang Syakhfiani M.Si, menyampaikan bahwa keberadaan patok batas ini sangat penting bagi pengamanan aset.

“Bagi kita di Kabupaten Tabalong bukan soal rekor muri-nya, saya pikir sertifikat itu sudah legalitas ditambah dengan patok yang benar, karena kebanyakan masyarakat Tabalong yang telah menerima sertifikat atas tanah belum memasang patok batas,” ujarnya.

Saya ingin mengingatkan kita semua, bahwa sudah dapat dipastikan 5 sampai 10 tahun yang akan datang permasalahan tanah di Kabupaten Tabalong jauh lebih panas lagi, dibandingkan dengan daerah-daerah lain, karena keberadaan IKN Nusantara, harga tanah semakin mahal jumlah tanahnya tidak bertambah, ujar Anang.

Di Kecamatan Murung Pudak, lanjut Anang khususnya di Desa Masukau keberadaannya akan terus dipantau karena disana jumlah masyarakat yang memiliki sertifikat sudah banyak, meski dari segi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), sesuai Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nomor : 6 Tahun 2018 belum mencapai 100 persen, oleh sebab itu kita selesaikan disini (Masukau) dulu, yang penting jalur kampung yang perlu diselesaikan, jangan karena ingin seluruhnya

maka yang berbatasan dengan wilayah Pertamina juga akan diselesaikan ini akan mengganggu, ujarnya.

“Kita semua tentu memberikan apresiasi atas capaian dari pertanahan, untuk PTSL kita juara, kemudian retribusi tanah juga juara, ini patut kita dukung. Saya juga turut memantau kalau di wilayah tengah dan utara relatif lebih mudah, justru yang banyak permasalahan di wilayah selatan, oleh sebab itu kepada Kejari, Polres mari kita bantu pertanahan, karena di sana ada kelompok kecil sebagai provokator, yang mengatakan jika disertifikasi akan membayar pajak,” demikian Bupati Tabalong. (ros/K-6)

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

Iklan